2000
1. Pendirian
Organisasi "Yapikbi", 14 Desember.
2001
1. Pembangunan Guest House "Rumsom", April hingga
September. 2. Kunjungan Pemuda Jerman,
Agustus hingga September (4 minggu). 3. Kursus Bahasa Inggris Tingkat Dasar sejak
Oktober.
2002
· Alex
Kirihio diutus oleh Yapikbi untuk mengikuti Konferensi Ekoturisme di Chiang Mai, Thailand
yang dilaksanakan dari tanggal 3 hingga 7 Maret.
· Gritje
Rumbiak diutus ke Fiji pada bulan Juli untuk mengikuti Latihan Diplomasi Lingkungan hidup selama 2 minggu. Pengutusan Grice berhasil
dilakukan atas kerjasama baik antara Yapikbi dan SP2 (Solidaritas Perempuan Papua).
· 10
pemuda Yapikbi berkunjung ke Jerman dalam rangka "Program Pertukaran Pemuda" selama 4 minggu, 10 Juli hingga 10
Agustus. Kelompok pemuda Yapikbi mengikut berbagai lokakarya antara lain Globalisasi, Pemerintahan Demokratis, Tenaga
Surya, Isu Gender dan Internet. Terdapat
juga pertemuan dengan wakil wali kota Hanover dan juga satu malam pertukaran informasi dengan seorang wanita pejabat lingkungan hidup kota Hanover.
Kelompok pemuda melakukan pementasan budaya disertai dengan malam informasi tentang berbagai masalah yang dihadapi oleh rakyat
Papua termasuk HAM dan lingkungan hidup.
· Kunjungan 8 Pemuda/Mahasiswa Inggris
ke Biak dalam rangka Program Pertukaran Pemuda
Inggris-Biak selama 2 minggu pada bulan Agustus. Aktivitas yang dilakukan bersama adalah aktivitas budaya termasuk, tarian
bersama, belajar lagu-lagu traditional Inggris-Biak, masak-memasak secara traditional Inggris & Biak.
· Perayaan 14 Desember 2002 sebagai
hari lahirnya Yapikbi ke 2 diisi dengan perlombaan budaya termasuk, lomba pidato (bahasa Indonesia dan Inggris), membaca puisi,
tarian dan seni-suara.
2003
1.
Pelatihan "Pengembangan Kapasitas Lembaga" mencakup (a) Organisasi; (b) Perencanaan
Strategi Partisipatif; (c) Mempengaruhi Kebijakan Pemerintah; (d) Komunikasi; (e) Siklus Proyek & Penulisan Proposal;
(f) Metode Fasilitiasi Kelompok; (g) Rapat Efektif; (h) Birokrasi, Pengambilan Kebijakan, Negosiasi; (i) Public Relation;
(j) Hubungan dengan Media; (k) Perburuhan; (l) Solusi Konflik; (m) Mengatasi Stress. Pelatih dari Belanda. Sejak Januari.
2. Pembangunan Kantor
dan Gedung Pelatihan Yapikbi, sejak Februari.
3. Agust Rumbiak dan Lody Ronsumbre mengikuti
lokakarya tentang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Laut yang difasilitasi oleh Coremap pada bulan
Maret.
4. Agust Rumbiak dan Yowel Rumere
mengikuti lokakarya berthema Analisis Sosial yang difasilitasi oleh Foker LSM Papua bulan April.
5. Kunjungan 15 pemuda dari Jerman selama 6 minggu dengan aktivitas sosial (termasuk kursus bahasa Jerman, Inggris, Indonesia dan Biak) dan aktivitas budaya (tari dan lagu,
memahat bersama dan lain-lain), bulan Agustus hingga September.
6. Pelatihan Bahasa Inggris dan Computer
oleh pengajar dan pelatih dari Belanda, sejak Oktober.
7. Pesta Pantai dengan aktivitas sosial dalam bentuk berbagai jenis permainan anak, tarik tambang
dan pentas musik reggae ala Biak, November dan Desember.
2004
1.
Pelatihan "Pengembangan Kapasitas Lembaga" mencakup (a) Organisasi; (b) Siklus Proyek & Penulisan Proposal;
(f) Metode Fasilitiasi Kelompok; (g) Rapat Efektif; (h) Birokrasi, Pengambilan Kebijakan, Negosiasi; (i) Public Relation;
(j) Hubungan dengan Media; (k) Perburuhan; (l) Solusi Konflik; (m) Mengatasi Stress.
Pelatih
dari Belanda. Januari dan Juli.
2. Pelatihan Computer dan
Bahasa Inggris. Pelatih dari Belanda. Lanjutan dari tahun sebelumnya.
2005
1. 21
Januari: Seminar Kecil tentang Posisi Politik Perempuan di dalam MRP dan DPR (2009 nanti). Para pemakalah termasuk Dicky Iwanggin,
ketua KPU Biak-Numfor; Ibu Sawias, anggota DPRD Supiori; Golda Aronggear dari Foker LSM dan KPU Provinsi tidak bisa datang
karena terlambat pesawat. Topik diskusi menyangkut Otonomi Khusus, Peluang Perempuan untuk menjadi anggota MRP dan Peluang
Perempuan untuk menjadi anggota DPR tahun 2009.
2. Februari:
Bahasa Inggris.
3. Februari: 6 orang mengikuti Pelatihan Penyuluh Prevensi HIV/AIDS di Jayapura.
AKTIVITAS SEKARANG
· Yapikbi sedang memberikan kursus bahasa Inggris bagi
kelas pemula yang diikuti 30 peserta anak usia antara 6 hingga 13. Dua tenaga pengajar bekerja sukarela.
· Para aktivis Yapikbi terus bekerja untuk menyelesaikan beberapa
fasilitas seperti penggalian sumur air, papan tulis putih, meja dan lain-lainnya bagi kantor Yapikbi.
|